Suasana Sukma Rasa

Kisah Kami

Dari Seoul ke Lombok,
Perjalanan Penuh Berkah

"Dari warung bakso kecil di Labuapi, kami tumbuh perlahan bersama masyarakat Lombok — menyajikan cita rasa asli Sasak dengan resep yang sama sejak hari pertama."

BA

Bapak Asmuni

Pendiri Sukma Rasa Lombok

Pada tahun 2004, seorang pemuda bernama Asmuni dari Lombok meninggalkan tanah air tercintanya untuk menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Korea Selatan. Dengan tekad kuat dan doa keluarga, ia berangkat mencari penghidupan yang lebih baik.

Selama bertahun-tahun di negeri ginseng, Asmuni bukan hanya bekerja keras — beliau belajar tentang kedisiplinan, etos kerja, dan manajemen bisnis. Namun yang paling berharga adalah pelajaran tentang keberkahan rezeki: bahwa harta hanya bermakna ketika dibagi.

Perjalanan

Tonggak Sejarah

2004

Merantau ke Korea Selatan

Asmuni muda berangkat ke Korea Selatan sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dengan modal tekad dan doa, ia memulai perjalanan yang akan mengubah hidupnya dan ratusan orang lain di Lombok.

2010

Berdirinya Sukma Rasa

Kembali ke Lombok, Asmuni memulai usaha kecil-kecilan — cuci motor dan warung bakso sederhana di Labuapi. Dengan sambal khas Sasak dan resep turun-temurun, warung kecil ini pelan-pelan menarik perhatian warga sekitar.

2013

Musibah Kebakaran

Ujian besar datang. Warung Sukma Rasa terbakar habis. Semua aset ludes. Namun Asmuni tidak menyerah. Bersama keluarga dan dukungan komunitas, ia memulai kembali dari nol dengan keyakinan bahwa setiap musibah menyimpan hikmah.

2015

Bangkit & Berkembang

Sukma Rasa baru berdiri lebih kokoh. Menu semakin lengkap, kualitas meningkat, dan nama Sukma Rasa mulai dikenal wisatawan. Dari satu warung, lahirlah cabang kedua. Staf bertambah, sebagian besar purna PMI yang mendapat pelatihan kerja.

2020

6 Cabang di Lombok

Sukma Rasa telah tumbuh menjadi ikon kuliner Lombok dengan 6 cabang yang tersebar di jalur wisata utama. Mayoritas staf adalah purna PMI dan warga sekitar yang mendapat nafkah dan pelatihan profesional dari Sukma Rasa.

🏆
2022

Indonesian Migrant Worker Awards

Puncak pengakuan datang. Bapak Asmuni menerima penghargaan IMWA (Indonesian Migrant Worker Awards) dari Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia — bukti nyata bahwa semangat pekerja migran Indonesia mampu melahirkan karya besar di tanah air.

Suasana kekeluargaan Sukma Rasa

Cara Kami

Yang Kami Jaga Untukmu

Di Sukma Rasa, tamu adalah alasan kami ada. Setiap hidangan yang kami sajikan dibuat dari bahan segar pilihan, dan setiap anggota tim kami siap menyambut dengan keramahan yang hangat — seperti menerima tamu di rumah sendiri.

Cita Rasa Otentik

Merawat kekayaan resep asli Sasak dengan paduan rempah lokal pilihan dan bahan baku yang segar setiap harinya.

Kenyamanan Keluarga

Menghadirkan suasana bersantap yang bersih, hangat, dan nyaman, seolah Anda sedang menikmati hidangan di rumah sendiri.

Pemberdayaan Komunitas

Setiap porsi yang Anda nikmati turut mendukung kesejahteraan warga lokal Lombok dan ratusan purna Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dampak

Angka di Balik Keberkahan

6 Cabang Restoran
13+ Tahun Berkiprah
🏆
IMWA Awards 2022

Pemberdayaan

Memberi Pulang Lebih dari Gaji

Bagi Bapak Asmuni, Sukma Rasa adalah rumah kedua bagi purna Pekerja Migran Indonesia. Mereka yang kembali dari luar negeri sering menghadapi kesulitan mendapatkan pekerjaan. Di Sukma Rasa, mereka tidak hanya mendapat gaji — tetapi juga mendapat keluarga baru.

Pelatihan Kerja Profesional

Pelatihan memasak, pelayanan, dan manajemen restoran bersertifikat.

Pembinaan Spiritual ESQ

Kajian rutin dan pengembangan karakter berbasis nilai-nilai Islam.

Kesejahteraan Keluarga

Program bantuan pendidikan anak staf dan santunan untuk keluarga.

Karir & Jenjang

Peluang promosi dari staf biasa hingga manajer cabang berdasarkan kinerja.

Tim Sukma Rasa
Suasana Dapur
Pelayanan
Komunitas
🏆

Indonesian Migrant Worker
Awards 2022

Penghargaan tertinggi bagi Pekerja Migran Indonesia dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Diberikan kepada Bapak Asmuni atas dedikasi luar biasa dalam menciptakan lapangan kerja dan memberdayakan purna PMI melalui usaha kuliner Sukma Rasa.

Kategori Wirausaha Purna PMI
Tingkat Nasional
Dari Menteri Ketenagakerjaan RI

Slogan Kami

"SukmaRasa Melayani Karna Cinta."

Itulah yang selalu kami pegang — menyambut setiap tamu dengan hidangan terbaik, dan mengingatkan diri untuk selalu bersyukur atas setiap rezeki yang ada.